Thursday, September 20, 2012
Dihempas gelombang dilemparkan angin
Terkisah bersedih bahagia
Di indah dunia yang berakhir sunyi
Langkah kaki di dalam rencanaNya
semua berjalan dalam kehendakNya
nafas hidup cinta dan segalaNya
Dan tertakdir menjalani segala kehendakMu ya rabb
Ku berserah ku berpasrah hanya padaMu ya rabb
Bila mungkin ada luka cuba tersenyumlah
Bila mungkin tawa cuba bersabarlah
Kerana air mata tak abadi
Akan hilang dan berganti
Bila mungkin hidup hampa dirasa
Mungkinkan hati merindukan Dia
kerana hanya denganNya hati tenang
Damai jiwa dan raga
Tuesday, September 11, 2012
Aku termenung di bawah mentari
di antara megahnya alam ini
menikmati indahnya kasih-Mu
kurasakan damainya hatiku
SabdaMu bagai air yang mengalir
basahi panas terik di hatiku
menerangi semua jalanku
ku rasakan tenteramnya hatiku
Jangan biarkan damai ini pergi
jangan biarkan semuanya berlalu
hanya pada-Mu Tuhan
tempatku berteduh
dari semua kepalsuan dunia
Bila ku jauh dari dirimu
akan ku tempuh segala semua perjalanan
agar selalu ada dekatmu
biar ku rasakan lembutnya kasihmu
Jangan biarkan damai ini pergi
jangan biarkan semuanya berlalu
hanya pada-Mu Tuhan
tempatku berteduh
dari semua kepalsuan dunia
Wednesday, August 29, 2012
Thursday, July 5, 2012
I let it fall, my heart
And as it fell, you rose to claim it
It was dark and I was over
Until you kissed my lips and you saved me
My hands, they're strong
But my knees were far too weak
To stand in your arms
Without falling to your feet
But there's a side to you that I never knew, never knew
All the things you'd say, they were never true, never true
And the games you play, you would always win, always win
But I set fire to the rain
Watched it pour as I touched your face
Let it burn while I cry
'Cause I heard it screaming out your name, your name
When laying with you
I could stay there, close my eyes
Feel you here, forever
You and me together, nothing is better
'Cause there's a side to you that I never knew, never knew
All the things you'd say, they were never true, never true
And the games you'd play, you would always win, always win
But I set fire to the rain
Watched it pour as I touched your face
Let it burn while I cried
'Cause I heard it screaming out your name, your name
I set fire to the rain
And I threw us into the flames
Where I felt somethin' die, 'cause I knew that
That was the last time, the last time
Sometimes I wake up by the door
Now that you've gone, must be waiting for you
Even now when it's already over
I can't help myself from looking for you
I set fire to the rain
Watched it pour as I touched your face
Let it burn while I cried
'Cause I heard it screaming out your name, your name
I set fire to the rain
And I threw us into the flames
Where I felt somethin' die
'Cause I knew that that was the last time, the last time, oh
Oh, no
Let it burn, oh
Let it burn
Let it burn
And as it fell, you rose to claim it
It was dark and I was over
Until you kissed my lips and you saved me
My hands, they're strong
But my knees were far too weak
To stand in your arms
Without falling to your feet
But there's a side to you that I never knew, never knew
All the things you'd say, they were never true, never true
And the games you play, you would always win, always win
But I set fire to the rain
Watched it pour as I touched your face
Let it burn while I cry
'Cause I heard it screaming out your name, your name
When laying with you
I could stay there, close my eyes
Feel you here, forever
You and me together, nothing is better
'Cause there's a side to you that I never knew, never knew
All the things you'd say, they were never true, never true
And the games you'd play, you would always win, always win
But I set fire to the rain
Watched it pour as I touched your face
Let it burn while I cried
'Cause I heard it screaming out your name, your name
I set fire to the rain
And I threw us into the flames
Where I felt somethin' die, 'cause I knew that
That was the last time, the last time
Sometimes I wake up by the door
Now that you've gone, must be waiting for you
Even now when it's already over
I can't help myself from looking for you
I set fire to the rain
Watched it pour as I touched your face
Let it burn while I cried
'Cause I heard it screaming out your name, your name
I set fire to the rain
And I threw us into the flames
Where I felt somethin' die
'Cause I knew that that was the last time, the last time, oh
Oh, no
Let it burn, oh
Let it burn
Let it burn
Monday, July 2, 2012
Aina,Faris dan Fahmi...
Hati ummi jauh melayang menyembunyikan rasa lubuk hati.Sunyi itu terus menghiris jiwa tanpa ada rasa belas dan melangkah ummi bersama kamu..kamu dan kamu...yang akan menemani waktu ummi jatuh dan bangun.Walau masih tersenyum,pahit jua ummi rasa, sedang manis telah hilang lama dulu.....Terima Kasih ALLAH atas limpahan kasih sayangMU...
Tuesday, June 26, 2012
Semoga ada yang sudi menyambung dan memberi kasih sayangku pada dia apabila aku tiada nanti...
Semoga ada yang akan memeluk anakku untuk dia rasakan yang dia sentiasa dalam keadaan yang selamat...
Semoga ada yang akan mengucup dahi anakku semasa dia tidur…
Semoga ada yang akan menyuapkan anak ku makan dan minum…
Semoga ada yang akan mandikan dan siapkan anakku setiap hari…
Sesungguhnya aku takut untuk terus memikirkan yang lain-lain, tetapi aku redha akan ketentuanMu Illahi.
Ya Allah..padaMu aku memohon, berikanlah aku kesihatan yang baik. KepadaMu jua aku meminta berikanku perlindungan
Panjangkan umurku Ya Allah, bagilah aku kesempatan membesarkan dan memelihara amanahMu sehingga dia dewasa.
Berikanlah aku kekuatanMU Ya Allah. Hanya padaMu aku berserah Ya Allah.
Kau Maha Pengasih..Maha Penyayang. Maha Pengampun .Maha SegalaNya. Amin
dunia...sementara...tinggal sepi..
ermm....banyak yang tinggal dalam hati dan fikiran ummi..cuma tak terluah oleh perkataan..life sekarang semakin sibuk...dengan faris fahmi yang semakin lasak membesar..dengan aina yg makin kuat merajuk..rutin harian yg maha sibuk...latihan gymnastik aina setiap hari...semua tu buat ummi makin kuat...kuat dan kuat...
hari-hari ummi skang dipenuhi bunga-bunga dikeliling ummi..bunga-bunga aina faris dan fahmi...walaupun penuh duri..ummi tarik satu-satu duri-duri tu.... ummi JANJI...takkan ada satu duri pun akan melukakan anak-anak ummi...
Thursday, June 7, 2012
Saturday, April 7, 2012
selamat hari lahir ahmad fahmi adani ahmad faisal anwar....
Anak ummi fahmi yang sangat ummi kasihi..
selamat menyambut ulangtahun kelahiran sayang....ummi terlalu sayangkan fahmi,..
fahmi punyai seorang kakak dan seorang abang..bersyukurlah....
ummi selalu doakan fahmi menjadi anak yang soleh dunia akhirat untuk mendoakan kesejahteraan ayah dan ummi dan adik beradikmu sayang...ummi hadiahkan fahmi renungan yang paling indah pengajaran dr al-kisah Luqmanhakim terhadap anaknya....
Wahai anakku ! Sesiapa yang bersifat penyayang sudah tentu dia akan disayang, sesiapa yang bersifat pendiam sudah tentu dia akan selamat dari mengeluarkan perkataan yang sia-sia. Ketahuilah sesiapa yang tidak dapat menahan lidahnya dari mengeluarkan ucapan kotor, sudah tentu ia akan menyesal kelak.
Wahai anakku ! Bergaul dan berkawanlah dengan orang-orang yang soleh dan berilmu. Bukalah pintu hatimu dan dengarlah segala nasihat dan tunjuk ajar darinya. Sesungguhnya nasihat dari mereka bagaikan mutiara hikmah yang bercahaya yang dapat menyuburkan hatimu seperti tanah kering lalu disirami air hujan.
Wahai anakku ! Sesungguhnya kehidupan kita ini diibaratkan seperti sebuah kapal yang belayar di lautan dalam dan telah banyak manusia yang karam didalamnya. Jika kita ingin selamat maka belayarlah dengan kapal yang bernama takwa, isi kandungannya ialah iman sedang layarnya pula ialah tawakal kepada Allah.
Wahai anakku ! Carilah harta di dunia ini sekadar keperluanmu sahaja dan nafkahkanlah hartamu yang selebihnya pada jalan Allah sebagai bekalan di akhirat. Janganlah kamu membuat dunia ini kelak dirimu akan menjadi pengemis dan membebankan pula orang lain tetapi jangan pula kamu terlalu mengejar dunia sehingga terlupa bahawa kamu akan mati. Ketahuilah, apa yang kamu makan dan pakai itu semuanya dari tanah belaka.
Wahai anakku ! Jangan kamu melantik seseorang yang bodoh menjadi utusanmu. Jika tiada siapa yang lebih cerdas, pintar dan bijak maka yang sebaiknya dirimu sendirilah yang menjadi utusan.
Wahai anakku ! Orang yang bersedia untuk mendengar nasihat dan bimbingan dari orang yang lebih alim, maka dia layak untuk mendapat penjagaan dari Allah tetapi bagi orang yang insaf dan sedar setelah menerima teguran maka dia lebih layak untuk mendapat kemulian dari Allah
salam kasih sayang teramat sayang dari ummi....
selamat menyambut ulangtahun kelahiran sayang....ummi terlalu sayangkan fahmi,..
fahmi punyai seorang kakak dan seorang abang..bersyukurlah....
ummi selalu doakan fahmi menjadi anak yang soleh dunia akhirat untuk mendoakan kesejahteraan ayah dan ummi dan adik beradikmu sayang...ummi hadiahkan fahmi renungan yang paling indah pengajaran dr al-kisah Luqmanhakim terhadap anaknya....
Wahai anakku ! Sesiapa yang bersifat penyayang sudah tentu dia akan disayang, sesiapa yang bersifat pendiam sudah tentu dia akan selamat dari mengeluarkan perkataan yang sia-sia. Ketahuilah sesiapa yang tidak dapat menahan lidahnya dari mengeluarkan ucapan kotor, sudah tentu ia akan menyesal kelak.
Wahai anakku ! Bergaul dan berkawanlah dengan orang-orang yang soleh dan berilmu. Bukalah pintu hatimu dan dengarlah segala nasihat dan tunjuk ajar darinya. Sesungguhnya nasihat dari mereka bagaikan mutiara hikmah yang bercahaya yang dapat menyuburkan hatimu seperti tanah kering lalu disirami air hujan.
Wahai anakku ! Sesungguhnya kehidupan kita ini diibaratkan seperti sebuah kapal yang belayar di lautan dalam dan telah banyak manusia yang karam didalamnya. Jika kita ingin selamat maka belayarlah dengan kapal yang bernama takwa, isi kandungannya ialah iman sedang layarnya pula ialah tawakal kepada Allah.
Wahai anakku ! Carilah harta di dunia ini sekadar keperluanmu sahaja dan nafkahkanlah hartamu yang selebihnya pada jalan Allah sebagai bekalan di akhirat. Janganlah kamu membuat dunia ini kelak dirimu akan menjadi pengemis dan membebankan pula orang lain tetapi jangan pula kamu terlalu mengejar dunia sehingga terlupa bahawa kamu akan mati. Ketahuilah, apa yang kamu makan dan pakai itu semuanya dari tanah belaka.
Wahai anakku ! Jangan kamu melantik seseorang yang bodoh menjadi utusanmu. Jika tiada siapa yang lebih cerdas, pintar dan bijak maka yang sebaiknya dirimu sendirilah yang menjadi utusan.
Wahai anakku ! Orang yang bersedia untuk mendengar nasihat dan bimbingan dari orang yang lebih alim, maka dia layak untuk mendapat penjagaan dari Allah tetapi bagi orang yang insaf dan sedar setelah menerima teguran maka dia lebih layak untuk mendapat kemulian dari Allah
salam kasih sayang teramat sayang dari ummi....
Monday, April 2, 2012
Maaf Hati, Aku Tidak Jujur Denganmu .
Hati,
Kamu tahu kan yang aku betul sayang kamu?
Kamu tahu kan yang aku betul mahu menjaga kamu sebaiknya?
Kamu tahu kan segala rasa?
Hati,
Maaf ya.
Sudah berkali aku membiarkan kamu menangis.
Sendiri. Tanpa disenangi kembali.
Aku ini pentingkan diri ya?
Aku mahu mereka gembira.
Tapi aku buat kamu terseksa.
Terus-terusan diseksa.
Maaf ya.
Hati,
Aku kurang pasti.
Sama ada aku kagum
Atau aku kecewa sama kamu.
Kecewa, kerana sifatmu yang sebegitu rapuh.
Mudah sekali kamu kalah.
Kagum, kerana kamu masih mampu berfungsi dengan baik
Biarpun setelah berkali-kali kau terluka dan berdarah.
Hati,
Kamu tahu, ada waktunya aku tidak jujur denganmu.
Ada saatnya keinginanmu aku abaikan.
Ada saatnya kemahuanmu aku turutkan.
Bilamana keinginanmu aku abaikan,
bukan bereti aku tidak sayang.
Tapi kerana aku sudah terlebih sayang!
Kamu harus aku jaga baik-baik.
Kamu tahu itu, bukan?
Hati,
Usah bersedih kala rasamu tidak tertunaikan.
Ingat, siapa yang pegang kamu.
Semestinya bukan aku.
Tapi Dia, Tuhan kita yang menciptakan.
Bergantung saja pada Dia ya?
Bukankah Dia itu sebaik-baik penjaga?
Yakin, itu kuncinya.
Hati,
Aku mahu kamu kuat.
Aku harap kamu tidak lagi rapuh.
Aku ingin kamu sentiasa segar dalam ingatan kepada-Nya.
Janji sama aku, Hati?
InsyaAllah, kita sama-sama saling menjaga, ya?
Bagaimanapun Hati, aku kagum denganmu. Sungguh. Hebat Allah yang menciptakan, bagaimana Dia bisa membuat Hati sekuat ini untuk menanggung beban yang berat amat.
Subhanallah. Alhamdulillah. Allahuakbar.
"Bila Hati itu Bertulang."
Hati,
Kamu tahu kan yang aku betul sayang kamu?
Kamu tahu kan yang aku betul mahu menjaga kamu sebaiknya?
Kamu tahu kan segala rasa?
Hati,
Maaf ya.
Sudah berkali aku membiarkan kamu menangis.
Sendiri. Tanpa disenangi kembali.
Aku ini pentingkan diri ya?
Aku mahu mereka gembira.
Tapi aku buat kamu terseksa.
Terus-terusan diseksa.
Maaf ya.
Hati,
Aku kurang pasti.
Sama ada aku kagum
Atau aku kecewa sama kamu.
Kecewa, kerana sifatmu yang sebegitu rapuh.
Mudah sekali kamu kalah.
Kagum, kerana kamu masih mampu berfungsi dengan baik
Biarpun setelah berkali-kali kau terluka dan berdarah.
Hati,
Kamu tahu, ada waktunya aku tidak jujur denganmu.
Ada saatnya keinginanmu aku abaikan.
Ada saatnya kemahuanmu aku turutkan.
Bilamana keinginanmu aku abaikan,
bukan bereti aku tidak sayang.
Tapi kerana aku sudah terlebih sayang!
Kamu harus aku jaga baik-baik.
Kamu tahu itu, bukan?
Hati,
Usah bersedih kala rasamu tidak tertunaikan.
Ingat, siapa yang pegang kamu.
Semestinya bukan aku.
Tapi Dia, Tuhan kita yang menciptakan.
Bergantung saja pada Dia ya?
Bukankah Dia itu sebaik-baik penjaga?
Yakin, itu kuncinya.
Hati,
Aku mahu kamu kuat.
Aku harap kamu tidak lagi rapuh.
Aku ingin kamu sentiasa segar dalam ingatan kepada-Nya.
Janji sama aku, Hati?
InsyaAllah, kita sama-sama saling menjaga, ya?
Bagaimanapun Hati, aku kagum denganmu. Sungguh. Hebat Allah yang menciptakan, bagaimana Dia bisa membuat Hati sekuat ini untuk menanggung beban yang berat amat.
Subhanallah. Alhamdulillah. Allahuakbar.
"Bila Hati itu Bertulang."
Friday, March 30, 2012
hamka berkata..
KATA-KATA HIKMAH DARIPADA PROF. DR. HAMKA DALAM BUKUNYA 'TASAUF MODEN':
'Kalau engkau dicintai orang dan mencintai, senangkanlah hatimu. Tandanya hidupmu telah berharga, tandanya engkau telah didaftar anak bumi yang terpilih. Tuhan telah memperlihatkan belas Kasih-Nya kepadamu lantaran pergaduhan hati sesama makhluk. Dan jiwa di seberang masyrik dan maghrib telah terkungkung di bawah satu perasaan di dalam lindungan Tuhan. Di sanalah waktunya engkau mengetahui rahsia perjalanan matahari di dalam falak, ketika fajarnya dan terbenamnya, tandanya Tuhan telah membisikkan ke telingamu nyanyian alam ini. Lantaran yang demikian, dua jiwa berenang di langit khayal, di waktu orang lain terbenam, keduanya berdiam di dalam kesukaan dan ketenteraman, bersenda gurau di waktu bersungguh-sungguh.
Dan jika engkau mencintai tetapi cintamu tak terbalas, senangkan jugalah hatimu. Kerana sesungguhnya orang yang mengusir akan jatuh kasihan dan ingin kembali kepada orang yang diusirnya itu setelah dia jatuh dari matanya: dia akan cinta , cinta yang lebih tinggi darjatnya daripada cinta lantaran hawa. Terpencil jauh membawa keuntungan insaf, kebencian meruncingkan cita-cita dan membersihkan perbuatan. Dengan sebab itu, engkau akan beroleh juga kelak tempat merupakan cinta itu, kalau tak ada pada insan, ada pada yang lebih kekal daripada insan. Bersedialah menerima dan menyuburkan cinta, walau bagaimana besarnya tanggunganmu, kerana cinta memberi dan menerima, cinta itu gelisah tetapi membawa tenteram. Cinta mesti lalu di hadapanmu, sayang engkau tak tahu bila lalunya.
Hendaklah engkau menjadi orang yang besar, yang sanggup memikul cinta yang besar. Kalau tak begitu, engkau akan beroleh cinta yang rendah dan murah, engkau menjadi pencium bumi, engkau akan jatuh ke bawah, tak jadi naik ke dalam benteng yang kuat dan teguh, benteng yang gagah perkasa yang sukar ditempuh oleh manusia biasa. Kerana tugu cita-cita hidup itu berdiri di seberang kekuasaan dan kemelaratan yang diletakkan oleh kerinduan itu sendiri.'
Cinta yang sejati adalah cinta di antara dua hamba Allah yang dipaterikan oleh cinta kepada Allah. Janganlah kita berkhayal kerana iblis suka meracuni jiwa yang lalai.
'Kalau engkau dicintai orang dan mencintai, senangkanlah hatimu. Tandanya hidupmu telah berharga, tandanya engkau telah didaftar anak bumi yang terpilih. Tuhan telah memperlihatkan belas Kasih-Nya kepadamu lantaran pergaduhan hati sesama makhluk. Dan jiwa di seberang masyrik dan maghrib telah terkungkung di bawah satu perasaan di dalam lindungan Tuhan. Di sanalah waktunya engkau mengetahui rahsia perjalanan matahari di dalam falak, ketika fajarnya dan terbenamnya, tandanya Tuhan telah membisikkan ke telingamu nyanyian alam ini. Lantaran yang demikian, dua jiwa berenang di langit khayal, di waktu orang lain terbenam, keduanya berdiam di dalam kesukaan dan ketenteraman, bersenda gurau di waktu bersungguh-sungguh.
Dan jika engkau mencintai tetapi cintamu tak terbalas, senangkan jugalah hatimu. Kerana sesungguhnya orang yang mengusir akan jatuh kasihan dan ingin kembali kepada orang yang diusirnya itu setelah dia jatuh dari matanya: dia akan cinta , cinta yang lebih tinggi darjatnya daripada cinta lantaran hawa. Terpencil jauh membawa keuntungan insaf, kebencian meruncingkan cita-cita dan membersihkan perbuatan. Dengan sebab itu, engkau akan beroleh juga kelak tempat merupakan cinta itu, kalau tak ada pada insan, ada pada yang lebih kekal daripada insan. Bersedialah menerima dan menyuburkan cinta, walau bagaimana besarnya tanggunganmu, kerana cinta memberi dan menerima, cinta itu gelisah tetapi membawa tenteram. Cinta mesti lalu di hadapanmu, sayang engkau tak tahu bila lalunya.
Hendaklah engkau menjadi orang yang besar, yang sanggup memikul cinta yang besar. Kalau tak begitu, engkau akan beroleh cinta yang rendah dan murah, engkau menjadi pencium bumi, engkau akan jatuh ke bawah, tak jadi naik ke dalam benteng yang kuat dan teguh, benteng yang gagah perkasa yang sukar ditempuh oleh manusia biasa. Kerana tugu cita-cita hidup itu berdiri di seberang kekuasaan dan kemelaratan yang diletakkan oleh kerinduan itu sendiri.'
Cinta yang sejati adalah cinta di antara dua hamba Allah yang dipaterikan oleh cinta kepada Allah. Janganlah kita berkhayal kerana iblis suka meracuni jiwa yang lalai.
Wednesday, March 28, 2012
Hai anakku; ambillah harta dunia sekadar keperluanmu sahaja, dan nafkahkanlah yg selebihnya untuk bekalan akhiratmu. Jangan engkau tendang dunia ini ke keranjang atau bakul sampah kerana nanti engkau akan menjadi pengemis yang membuat beban orang lain.Sebaliknya janganlah engkau peluk dunia ini serta meneguk habis airnya kerana sesungguhnya yg engkau makan dan pakai itu adalah tanah belaka. (Pesan Luqman Hakim)
Thursday, March 22, 2012
Selamat Hari Lahir Faris....
Selamat Hari Lahir sayang...Alhamdulillah! hari ini genap umur faris 3 tahun..... wahai anakku Ahmad Faris Adani Bin Ahmad Faisal Anwar. Inilah dunia. Ingat, dunia ini hanya pinjaman, jangan terlalu berleka-leka di sini sebab kita semua akan ke sana.
anak ummi faris...
Jadilah kamu seorang Muslim yang taat yang mengamalkan segala ajaran Islam dengan sebenar-benarnya walau ke mana pun kamu pergi, . Dan inginlah ummi berpesan kepada kamu sebagaimana pesan Luqman kepada anaknya yang diceritakan dalam kitab suci kita al-Quran, janganlah anakku sekali-kali kamu mempersekutukan Allah kerana perbuatan syirik itu adalah sangat zalim, serta berbuat baiklah kamu anakku kepada kedua-dua ibu bapa kamu.
salam sayang teramat sayang dari ummi......
anak ummi faris...
Jadilah kamu seorang Muslim yang taat yang mengamalkan segala ajaran Islam dengan sebenar-benarnya walau ke mana pun kamu pergi, . Dan inginlah ummi berpesan kepada kamu sebagaimana pesan Luqman kepada anaknya yang diceritakan dalam kitab suci kita al-Quran, janganlah anakku sekali-kali kamu mempersekutukan Allah kerana perbuatan syirik itu adalah sangat zalim, serta berbuat baiklah kamu anakku kepada kedua-dua ibu bapa kamu.
salam sayang teramat sayang dari ummi......
Thursday, March 15, 2012

...Apabila engkau dalam kedukaan sedangkan tiada tempat untuk melarikan diri, mengaduhkan kepada Dia Yang Satu.
Apabila kedukaan itu seperti tiada penghujungnya, serahkan dirimu kepada Dia… Satu – satunya tempat yang boleh digantungkan harapan…
Dan apabila parut lukamu dicederakan lagi, hatimu dicakari kebimbangan, ingatlah bahawa Dia sentiasa bersama orang-orang yang sabar........
duhai hati....tabahlah...duhai mata berhenti menangis..
Monday, March 5, 2012

Ku susuri malam ini
Yang tidak berbintang sunyi sepi
Juga rembulan dah menghilang
Dalam kelam ku sendiri
Ku mencari hembus bayu
Yang selalu berbisik madah rindu
Kini membisu dalam sayu
Tidak ku temu suaramu
Kekasihku di jalanan yang berliku
Di saat ku perlukanmu
Tertutup jua segalanya terhadapmu
Di sini ku tersedu-sedu
Setelah cinta pergi
Ku mengusung duka ini diiringi
Kisah janji dimungkiri lagi
Kekasihku di jalanan yang berliku
Di saat ku perlukanmu
Tertutup jua segalanya terhadapmu
Di sini ku tersedu-sedu
Setelah cinta pergi
Ku mengusung duka ini
Diiringi
Kisah janji
Dimungkiri
Dimungkiri
Sia-sia ku
Mencintaimu
Setia padamu
Percayakanmu
Sebak dadaku
Retak hatiku
Luka jiwaku
Dihiris pilu
Sia-siaku
Mencintaimu
Setia padamu
Percayakanmu
Sebak dadaku
Retak hatiku
Luka jiwaku
Dihiris pilu
Beribu sesalanku
Friday, March 2, 2012
Friday, February 17, 2012
Thursday, February 16, 2012
Belajar Diam…
Diam.
Adalah saat topeng yang kau pakai terasa berat dan semakin berat
dan saat menyedari semua muka lain itu pun bertopeng
Diam.
Adalah saat lingkar matamu sakit karana terlalu banyak memeras airmata
dan saat berlindung dibalik kacamata mahal untuk menutupi bengkakmu
Diam.
Adalah saat menyedari sebenarnya kau tak punya sayap siapapun lagi untuk berlindung
dan saat merasakan sakit dari pukulan tak terlihat sayap lain
Diam.
Adalah saat mengingat dan merasakan sakit dulu dan kini
dan saat tersedar sebenarnya tak ada yang menghargai rasa itu
Diam.
Adalah saat mulutmu kau tutup untuk tidak mengungkapkan isi hatimu
dan saat semua mulut lain berbicara dibelakangmu
Diam.
Adalah saat kau ingin lari namun tidak mampu
dan saat kau harus selalu berjalan dengan langkah tegap dagu terangkat yang terasa semakin pilu
Diam.
Adalah saat kau mencuba sombong menghitung kebaikanmu
dan saat tersedar bahwa kau terlalu pengecut dan penakut untuk itu dan menyedari sebaliknya
Diam adalah saat kau menahan sakit di dadamu jelang tidur dan terbangun
dan mencuba berkhayal mereka juga merasakannya
namun ternyata…
Diam mu mudah
Kerana kau lakukan semua itu bukan untuk mereka!
Tapi untuk kau sendiri… jadi diam kau dengan keluhanmu!!
Diam.
Adalah saat topeng yang kau pakai terasa berat dan semakin berat
dan saat menyedari semua muka lain itu pun bertopeng
Diam.
Adalah saat lingkar matamu sakit karana terlalu banyak memeras airmata
dan saat berlindung dibalik kacamata mahal untuk menutupi bengkakmu
Diam.
Adalah saat menyedari sebenarnya kau tak punya sayap siapapun lagi untuk berlindung
dan saat merasakan sakit dari pukulan tak terlihat sayap lain
Diam.
Adalah saat mengingat dan merasakan sakit dulu dan kini
dan saat tersedar sebenarnya tak ada yang menghargai rasa itu
Diam.
Adalah saat mulutmu kau tutup untuk tidak mengungkapkan isi hatimu
dan saat semua mulut lain berbicara dibelakangmu
Diam.
Adalah saat kau ingin lari namun tidak mampu
dan saat kau harus selalu berjalan dengan langkah tegap dagu terangkat yang terasa semakin pilu
Diam.
Adalah saat kau mencuba sombong menghitung kebaikanmu
dan saat tersedar bahwa kau terlalu pengecut dan penakut untuk itu dan menyedari sebaliknya
Diam adalah saat kau menahan sakit di dadamu jelang tidur dan terbangun
dan mencuba berkhayal mereka juga merasakannya
namun ternyata…
Diam mu mudah
Kerana kau lakukan semua itu bukan untuk mereka!
Tapi untuk kau sendiri… jadi diam kau dengan keluhanmu!!
..
Aku belajar diam dari banyaknya bicara,aku belajar sabar dari sebuah kemarahan,,aku belajar mengalah dari suatu keegoisan, aku belajar menangis dari kebahagiaan aku belajar tegar dari kehilangan........
Thursday, January 26, 2012
kotak cinta....
“Sudah berkahwin nanti, senanglah hati. Tidak perlu runsing-runsing lagi” kata Ali.
“Baju pun tak payah basuh sendiri. Sudah ada washing machine pelbagai guna!” sampuk Amir.
Semua ketawa.
Berderai-derai, meraikan hari-hari akhir bujangnya Ali.
Biar pun semua rakan ketawa, hati Ali ada gelisahnya. Dia tahu, pandangannya terhadap Alia, bakal isterinya itu, jauh lebih mulia daripada gurauan rakan-rakannya. Dia berharap agar perkahwinannya itu nanti akan menjadi mahligai hidup. Bayangannya banyak dibantu oleh drama, novel, dan kisah mulut ke mulut yang didengari selama ini.
Malah sebahagiannya adalah bayangan ciptaannya sendiri.
Perkahwinan itu indah.
KENANGAN LALU
Peristiwa gurau senda Ali bersama rakan-rakannya di kedai mamak itu sudah lama berlalu. Sudah lima tahun Ali dan Alia mendirikan rumahtangga. Mereka juga sudah dikurniakan dua orang cahaya mata yang comel. Ia benar-benar seperti watak-watak mahligai hidup yang pernah dibayangkannya dahulu. Dua insan sebagai pasangan yang sempurna, sepasang cahaya mata, seorang lelaki seorang perempuan… mereka bahagia.
Sepatutnya.
Tetapi ada sesuatu yang tidak kena. Apabila Ali melepak bersama rakan-rakannya, beliau gembira. Ketawa. Walaupun ketawanya tidak sampai ke lubuk hati, namun cukuplah sesi itu menjadi ‘panadol’ yang melegakan. Akan tetapi, apabila Ali pulang ke rumah, serabutnya datang semula. Melihat Alia, dan merenung keletah anak-anak, ia tidak lagi menyejukkan mata. Ia memanaskan emosi.
Apakah mengahwini Alia merupakan tindakan yang betul?
Jika cinta di luar perkahwinan banyak halangan, mengapa selepas halangan-halangan itu hilang, perkahwinan tidak memberi bahagia?
HAKIKATNYA
Dalam perkahwinan tiada cinta.
Ia seperti sebuah kotak yang kosong.
Cinta hanya ada dalam diri manusia.
Maka manusialah yang mengisi kotak perkahwinan itu dengan cinta.
Apabila manusia mula berhenti mengisi kotak perkahwinan itu dengan cinta, ia kembali menjadi sebuah kotak yang kosong.
Hukum perubahan, antara kebahagian dan kesengsaraan sentiasa Allah letakkan pada firman-Nya:
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa-apa yang ada pada sesuatu kaum itu sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri” [Al-Ra'd 13: 11]
Perkahwinan, medan memberi.
Banyak mengambil kurang memberi, perkahwinan kembali menjadi kotak kosong, sebuah penjara!
“Baju pun tak payah basuh sendiri. Sudah ada washing machine pelbagai guna!” sampuk Amir.
Semua ketawa.
Berderai-derai, meraikan hari-hari akhir bujangnya Ali.
Biar pun semua rakan ketawa, hati Ali ada gelisahnya. Dia tahu, pandangannya terhadap Alia, bakal isterinya itu, jauh lebih mulia daripada gurauan rakan-rakannya. Dia berharap agar perkahwinannya itu nanti akan menjadi mahligai hidup. Bayangannya banyak dibantu oleh drama, novel, dan kisah mulut ke mulut yang didengari selama ini.
Malah sebahagiannya adalah bayangan ciptaannya sendiri.
Perkahwinan itu indah.
KENANGAN LALU
Peristiwa gurau senda Ali bersama rakan-rakannya di kedai mamak itu sudah lama berlalu. Sudah lima tahun Ali dan Alia mendirikan rumahtangga. Mereka juga sudah dikurniakan dua orang cahaya mata yang comel. Ia benar-benar seperti watak-watak mahligai hidup yang pernah dibayangkannya dahulu. Dua insan sebagai pasangan yang sempurna, sepasang cahaya mata, seorang lelaki seorang perempuan… mereka bahagia.
Sepatutnya.
Tetapi ada sesuatu yang tidak kena. Apabila Ali melepak bersama rakan-rakannya, beliau gembira. Ketawa. Walaupun ketawanya tidak sampai ke lubuk hati, namun cukuplah sesi itu menjadi ‘panadol’ yang melegakan. Akan tetapi, apabila Ali pulang ke rumah, serabutnya datang semula. Melihat Alia, dan merenung keletah anak-anak, ia tidak lagi menyejukkan mata. Ia memanaskan emosi.
Apakah mengahwini Alia merupakan tindakan yang betul?
Jika cinta di luar perkahwinan banyak halangan, mengapa selepas halangan-halangan itu hilang, perkahwinan tidak memberi bahagia?
HAKIKATNYA
Dalam perkahwinan tiada cinta.
Ia seperti sebuah kotak yang kosong.
Cinta hanya ada dalam diri manusia.
Maka manusialah yang mengisi kotak perkahwinan itu dengan cinta.
Apabila manusia mula berhenti mengisi kotak perkahwinan itu dengan cinta, ia kembali menjadi sebuah kotak yang kosong.
Hukum perubahan, antara kebahagian dan kesengsaraan sentiasa Allah letakkan pada firman-Nya:
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa-apa yang ada pada sesuatu kaum itu sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri” [Al-Ra'd 13: 11]
Perkahwinan, medan memberi.
Banyak mengambil kurang memberi, perkahwinan kembali menjadi kotak kosong, sebuah penjara!
Bahana Cinta – Al Wadi
Mengapa ku bercinta dengan kehidupan yang sebentar
Mengapa hati ini terpaut pada insan yang diciptakan
Sedangkan perjuangan merebut cinta Tuhan
Lebih suci dan utama
Terkorban diabaikan
Mengapa ku bercanda dengan badai perasaan
Sehingga bercemamai keimanan ku gadaikan
Sedangkan nun di sana perjuangan memerlukan
Pengorbanan perwira dan serikandi yang sedar
Begitulah bahananya cinta pada dunia
Memunahkan cinta hakiki Ilahi
Memberi kekecewaan di hati sanubari
Berapa ramai insan mendamba pada dunia
Keremajaannya dipandu angan-angan palsu
Terpesona jiwanya dan terpudarlah imannya
Perjudian angkara perasaan yang inginkan perhatian
O Tuhanku ku rafa’kan
Ke hadrat-Mmu pengharapan
Pimpinlah hamba-Mu ini
Agar tidak terpedaya lagi
Mengapa hati ini terpaut pada insan yang diciptakan
Sedangkan perjuangan merebut cinta Tuhan
Lebih suci dan utama
Terkorban diabaikan
Mengapa ku bercanda dengan badai perasaan
Sehingga bercemamai keimanan ku gadaikan
Sedangkan nun di sana perjuangan memerlukan
Pengorbanan perwira dan serikandi yang sedar
Begitulah bahananya cinta pada dunia
Memunahkan cinta hakiki Ilahi
Memberi kekecewaan di hati sanubari
Berapa ramai insan mendamba pada dunia
Keremajaannya dipandu angan-angan palsu
Terpesona jiwanya dan terpudarlah imannya
Perjudian angkara perasaan yang inginkan perhatian
O Tuhanku ku rafa’kan
Ke hadrat-Mmu pengharapan
Pimpinlah hamba-Mu ini
Agar tidak terpedaya lagi
Wednesday, January 25, 2012
titik...titik...titik....
Hakikatnya tiada siapa yang inginkan perasaan sepi itu, walau sejauh mana kita nak lari darinya ia tetap ada, perlukah dipertahankan satu rasa yang kita pasti tak kesampaian atau perlukah kita pertahankan sebuah kehilangan yang kita pasti kehilangannya jua suatu hari nanti atau kukuhkan sebuah ikatan yang terbina hanya di atas keruntuhan semalam, dikutip dari serpihan hati yang telah hancur berkecai?
Tatkala anda tidak mampu menjawab soalan-soalan seperti ini, ketahuilah sepi itu indah. Ketika anda tidak pasti untuk memberikan jawapan kepada soalan-soalan yang lahir dari hati anda sendiri, itu tandanya sudah sampai masa untuk berangkat pergi. Kala itu sepi lebih indah dari sebarang bunyi.
Meninggalkan kepada yang pasti dan memulakan yang baru pasti lebih baik dari menanti yang kenyataanya tak akan datang.
Jika anda terus berteka-teki sedang teka-teki itu tidak akan anda temui jawapannya, ketahuilah sepi mengatasi segala nikmat.
Namun indahnya nikmat sepi itu jika bersulam kasih dan sayang kepada yang satu.
Maka katakanlah kepada diri, kali ini kita biarkanlah perpisahan ini, satu pengorbanan yang perlu kerana hidup ini hanya akan bererti bila tiba-tiba terasa kehilangan dan diperlukan, antara rela dengan tidak, “walau kau lebih tahu, tak ada yang lebih berharga selain darimu jua aku tak dapat melupakanmu, yang hakikatnya amat payah kita buang kerana kau telah lama bertakhta di hati” namun itu tidak cukup untuk kita meneruskan perhubungan ini lagi.
Perpisahan lebih bermakna daripada satu perhubungan yang amat menyusahkan. Tatkala anda berasa amat sakit oleh satu perhubungan, adalah lebih baik melangkah pergi.
Adakalanya kita perlu melangkat kebelakang untuk mengorak langkah lebih pantas ke depan. Adakalanya kita perlu menyepi kerana tatkala ini kadang-kadang ia lebih bererti dari satu perhubungan.
Katakan, “Aku berhenti berharap dan menunggu datang gelap sampai nanti satu saat tak ada cinta yang aku dapat, kenapa ada derita bila bahagia tercipta, mengapa ada sang hitam bila putih menyenangkan, aku pergi tanpa dendam, terima kekalahanku.”
Ada waktunya, sepi menjadi lebih indah kerana di saat itu kita ada ruang untuk mengingati dan merindui.
Cinta itu indah apabila ada urusan beri dan ambil. Jika hanya anda yang memberi dan dia tidak sudi semua urusan akan menjadi payah.
Tidak perlu merayu pada orang yang tidak sudi. Hati ini milik kita. Bawalah hati itu dan pergilah dari situ.
Sepi itu indah buat yang mengerti dan menyedari, walau derita yang ditanggung terkadang sepi itu membuat anda tenteram, mengajak hati anda menghayati setiap kejadian yang berlaku, bukan sepi yang membuat anda sengsara namun sepi akan menyedarkan anda yang dunia ini tidak selalu indah pasti ada duri-duri didalam setiap cerita yang ada di hati kita.
Sepi itu terkadang boleh membuat anda terlena dalam mengapai apa yang ingin hati miliki, hati ini telah membuat anda sepi dalam segala-galanya namun sepi itu membuat anda tenang dan membuat anda tersenyum walau terjatuh beribu kali , anda tetap bahagia kerana itu sepi adalah penawar kepada segalanya dan anda harus mengikhlaskan hati kepada sepi.
Sepi mengajak tangan kita agar mengambil atau mengutip setiap yang berharga di teratak hati kita. Didalam solat yang kita lakukan sepi jua yang membuat kita mengingati padaNYA, tidak salah menyepi yang penting didalam hati kita sentiasa mengingati Allah swt.
Semoga sepi itu mengajak kita kejalan kebenaran, bukannya mengajak kita jauh dari jalan yang sebenarnya, mengingati Allah swt lebih berharga dari sejuta sepi yang ada pada hati kita, kerana itu sepi yang indah pasti akan lebih bererti jika didalamnya penuh dengan nama-nama Allah swt, ucapkanlah dikala sepi mahupun kecewa, nikmatnya lebih berharga dari segalanya .
sorry copy article...n tqvm..
Tatkala anda tidak mampu menjawab soalan-soalan seperti ini, ketahuilah sepi itu indah. Ketika anda tidak pasti untuk memberikan jawapan kepada soalan-soalan yang lahir dari hati anda sendiri, itu tandanya sudah sampai masa untuk berangkat pergi. Kala itu sepi lebih indah dari sebarang bunyi.
Meninggalkan kepada yang pasti dan memulakan yang baru pasti lebih baik dari menanti yang kenyataanya tak akan datang.
Jika anda terus berteka-teki sedang teka-teki itu tidak akan anda temui jawapannya, ketahuilah sepi mengatasi segala nikmat.
Namun indahnya nikmat sepi itu jika bersulam kasih dan sayang kepada yang satu.
Maka katakanlah kepada diri, kali ini kita biarkanlah perpisahan ini, satu pengorbanan yang perlu kerana hidup ini hanya akan bererti bila tiba-tiba terasa kehilangan dan diperlukan, antara rela dengan tidak, “walau kau lebih tahu, tak ada yang lebih berharga selain darimu jua aku tak dapat melupakanmu, yang hakikatnya amat payah kita buang kerana kau telah lama bertakhta di hati” namun itu tidak cukup untuk kita meneruskan perhubungan ini lagi.
Perpisahan lebih bermakna daripada satu perhubungan yang amat menyusahkan. Tatkala anda berasa amat sakit oleh satu perhubungan, adalah lebih baik melangkah pergi.
Adakalanya kita perlu melangkat kebelakang untuk mengorak langkah lebih pantas ke depan. Adakalanya kita perlu menyepi kerana tatkala ini kadang-kadang ia lebih bererti dari satu perhubungan.
Katakan, “Aku berhenti berharap dan menunggu datang gelap sampai nanti satu saat tak ada cinta yang aku dapat, kenapa ada derita bila bahagia tercipta, mengapa ada sang hitam bila putih menyenangkan, aku pergi tanpa dendam, terima kekalahanku.”
Ada waktunya, sepi menjadi lebih indah kerana di saat itu kita ada ruang untuk mengingati dan merindui.
Cinta itu indah apabila ada urusan beri dan ambil. Jika hanya anda yang memberi dan dia tidak sudi semua urusan akan menjadi payah.
Tidak perlu merayu pada orang yang tidak sudi. Hati ini milik kita. Bawalah hati itu dan pergilah dari situ.
Sepi itu indah buat yang mengerti dan menyedari, walau derita yang ditanggung terkadang sepi itu membuat anda tenteram, mengajak hati anda menghayati setiap kejadian yang berlaku, bukan sepi yang membuat anda sengsara namun sepi akan menyedarkan anda yang dunia ini tidak selalu indah pasti ada duri-duri didalam setiap cerita yang ada di hati kita.
Sepi itu terkadang boleh membuat anda terlena dalam mengapai apa yang ingin hati miliki, hati ini telah membuat anda sepi dalam segala-galanya namun sepi itu membuat anda tenang dan membuat anda tersenyum walau terjatuh beribu kali , anda tetap bahagia kerana itu sepi adalah penawar kepada segalanya dan anda harus mengikhlaskan hati kepada sepi.
Sepi mengajak tangan kita agar mengambil atau mengutip setiap yang berharga di teratak hati kita. Didalam solat yang kita lakukan sepi jua yang membuat kita mengingati padaNYA, tidak salah menyepi yang penting didalam hati kita sentiasa mengingati Allah swt.
Semoga sepi itu mengajak kita kejalan kebenaran, bukannya mengajak kita jauh dari jalan yang sebenarnya, mengingati Allah swt lebih berharga dari sejuta sepi yang ada pada hati kita, kerana itu sepi yang indah pasti akan lebih bererti jika didalamnya penuh dengan nama-nama Allah swt, ucapkanlah dikala sepi mahupun kecewa, nikmatnya lebih berharga dari segalanya .
sorry copy article...n tqvm..
Friday, January 20, 2012
..mencari pelangi...
Tidak bermakna jika siang tanpa matahari dan bulan pula pastinya menghiasi kesuraman malam... mahu atau tidak, itulah rutin bulan dan matahari..
PELANGI...
Kita tak pernah bertanya, mana pelangi.. kenapa ada pelangi..
Pelangi tidak memberikan makna selain dari menunjukkan keagungan ciptaan yang maha Esa... ia hanya memberikan ketenangan kepada sesiapa yang melihatnya, melalui keindahan warna nya..
Bila ada pelangi, kita akan leka melihatnya dan menikmati keindahan warnanya kerana kita tahu, saat untuk menikmati keindahannya itu tidak kekal lama.. ianya pasti akan pergi dan tidak menjanjikan waktu untuk kembali...
dan kita terpaksa akur dengan aturan itu...
bila tiada pelangi, rindu untuk melihatnya lagi akan bertandang dan kita tertanya-tanya.. mana pelangi.. dah lama tak nampak pelangi..kan best kalau ada pelangi..
tapi apakan daya, kita tidak boleh memaksanya untuk datang kepada kita...
Pelangi mengajar kita supaya jangan berharap untuk melihatnya lagi kerana tiada apa yang dapat menjanjikan akan kemunculan nya lagi ... Apa yang pasti, ia tetap wujud walaupun bukan bersama kita..
PELANGI...
Kita tak pernah bertanya, mana pelangi.. kenapa ada pelangi..
Pelangi tidak memberikan makna selain dari menunjukkan keagungan ciptaan yang maha Esa... ia hanya memberikan ketenangan kepada sesiapa yang melihatnya, melalui keindahan warna nya..
Bila ada pelangi, kita akan leka melihatnya dan menikmati keindahan warnanya kerana kita tahu, saat untuk menikmati keindahannya itu tidak kekal lama.. ianya pasti akan pergi dan tidak menjanjikan waktu untuk kembali...
dan kita terpaksa akur dengan aturan itu...
bila tiada pelangi, rindu untuk melihatnya lagi akan bertandang dan kita tertanya-tanya.. mana pelangi.. dah lama tak nampak pelangi..kan best kalau ada pelangi..
tapi apakan daya, kita tidak boleh memaksanya untuk datang kepada kita...
Pelangi mengajar kita supaya jangan berharap untuk melihatnya lagi kerana tiada apa yang dapat menjanjikan akan kemunculan nya lagi ... Apa yang pasti, ia tetap wujud walaupun bukan bersama kita..
Wednesday, January 4, 2012
Rapuh...
detik waktu terus berjalan
berhias gelap dan terang
suka dan duka tangis dan tawa
tergores bagai lukisan
seribu mimpi berjuta sepi
hadir bagai teman sejati
di antara lelahnya jiwa
dalam resah dan air mata
kupersembahkan kepadaMu
yang terindah dalam hidup
meski ku rapuh dalam langkah
kadang tak setia kepadaMu
namun cinta dalam jiwa
hanyalah padaMu
maafkanlah bila hati
tak sempurna mencintaiMu
dalam dadaku harap hanya
diriMu yang bertahta
detik waktu terus berlalu
semua berakhir padaMu
berhias gelap dan terang
suka dan duka tangis dan tawa
tergores bagai lukisan
seribu mimpi berjuta sepi
hadir bagai teman sejati
di antara lelahnya jiwa
dalam resah dan air mata
kupersembahkan kepadaMu
yang terindah dalam hidup
meski ku rapuh dalam langkah
kadang tak setia kepadaMu
namun cinta dalam jiwa
hanyalah padaMu
maafkanlah bila hati
tak sempurna mencintaiMu
dalam dadaku harap hanya
diriMu yang bertahta
detik waktu terus berlalu
semua berakhir padaMu
Subscribe to:
Comments (Atom)








